bisa

Memahami Digital Marketing Strategy untuk Persaingan Bisnis

Memahami Digital Marketing Strategy untuk Persaingan Bisnis

Perkembangan dunia saat ini sudah memasuki era baru, yakni serba digital. Ketika pintu gerbang zaman digital terbuka, bisnis pun bisa mencapai jangkauan lintas negara. Hal ini sekaligus membuat persaingan bisnis semakin ketat. Dampak berikutnya, pengusaha mau tak mau wajib memahami digital marketing strategy agar bisa ikut bersaing di dunia bisnis.

Digital marketing strategy dikenal juga dengan sebutan strategi pemasaran digital. Disebut demikian karena merujuk pada rencana pemasaran di platform digital, alih-alih konvensional. Ya, satu dekade lalu, pemasaran konvensional menjadi salah satu cara mengenalkan bisnis, yang bentuk pelaksanaan strateginya dengan membagikan brosur, memasang spanduk di pinggir jalan, iklan di media cetak, dan sebagainya.

Ada banyak cara yang bisa digunakan, termasuk menggunakan berbagai platform yang mendukung kegiatan promosi secara online. Cukup menggunakan perangkat laptop, komputer, smartphone, atau jenis gadget lainnya, yang terhubung ke internet. Lalu, Anda tinggal mengakses media sosial yang sangat berguna untuk mengenalkan, mempromosikan, bahkan menjual produk dan layanan bisnis Anda. Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan website hingga menggunakan sistem promosi seperti endorsement dan influencer.

7 Tahapan Digital Marketing Strategy yang Wajib Diketahui
Tahapan penting dalam merencanakan pelaksanaan digital marketing adalah integrasi teknologi pemasaran digital. Hal ini nanti berdampak pada peningkatan jangkauan bisnis, dan penjualan. Dibandingkan harus menyebarkan brosur, meletakkan spanduk, atau memasang baliho, jelas beriklan di media sosial, menulis artikel di blog, atau website, tentu lebih murah dan biayanya lebih terjangkau.

Apalagi dengan fakta lebih dari 202 juta orang Indonesia merupakan pengguna internet. Tentunya, peluang mendapatkan calon konsumen semakin terbuka lebar. Berikut beberapa tahapan penerapan strategi digital marketing untuk meningkatkan penjualan bisnis:

1.Membangun Website
Hal paling utama sekaligus mendasar dalam marketing online strategy adalah membangun official website. Mengapa begitu? Karena bisa dibilang website merupakan inti dari promosi digital. Agar bisa berjualan di internet atau secara digital, Anda harus memiliki situs web, atau minimal blog untuk usaha yang dikelola. Apalagi jika website dibuat sudah mobile friendly.

Di dalam website, Anda bisa menyertakan informasi produk yang ditawarkan, termasuk harganya. Selain itu, cantumkan pula kandungan dalam produk, layanan jasa yang ditawarkan, termasuk informasi pemilik bisnis, dan narahubung. Bahkan, Anda juga bisa menambahkan informasi mengenai tata cara pembelian produk. Situs web yang dibangun maksimal, berkualitas, dan profesional, akan membuat calon konsumen lebih percaya terhadap brand Anda.

2.Branding Positif
Jika produk atau jasa dari bisnis Anda ingin semakin populer di kalangan masyarakat, mau tak mau Anda harus punya brand alias merek. Nah, supaya brand dikenal dan menarik perhatian pasar, Anda harus membangun citra positif. Misalnya saja, produk yang dijual mengutamakan konsep ramah lingkungan. Kemudian, harganya terjangkau dan menggunakan bahan baku berkualitas. Dengan branding yang positif, strategi pemasaran digital akan berhasil.

 

baca juga: Tingkatkan Bisnis Anda Dengan 7 Tools Digital Marketing Ini

 

3.Gunakan Media Sosial
Media sosial adalah salah satu pilar penting dalam strategi digital marketing. Beberapa platform populer, seperti Facebook, Instagram, YouTube, hingga Twitter, kini dipenuhi oleh banyak orang yang menawarkan produk. Anda pun bisa melakukan hal yang sama seperti para pebisnis lainnya. Untuk itu, buatlah konten yang menarik secara visual dalam akun media sosial resmi bisnis Anda, supaya brand semakin populer.

4.Pemasaran di Email
Email juga menjadi salah satu tahapan perencanaan pemasaran digital yang tetap eksis hingga saat ini. Anda bisa mengirimkan materi promosi secara pribadi kepada calon konsumen berpotensi. Tentunya isi email marketing berbeda dengan email pada umumnya. Dalam hal ini, Anda harus menggunakan kata-kata bersifat persuasif, entah hard selling, atau soft selling, supaya calon konsumen tertarik mengunjungi tautan yang disematkan.

5.Belajar SEO, dan SEM
Dalam banyak pelatihan digital marketing selalu disertai materi search engine optimization (SEO) dan search engine marketing (SEM). Pertanyaannya, apakah keduanya sama? Sekilas mungkin terlihat sama, namun keduanya memiliki perbedaan.

SEO adalah cara memaksimalkan website pada hasil pencarian menggunakan search engine, seperti Google. Melalui penerapan search engine optimization yang tepat, website bisnis Anda bisa muncul di posisi teratas hasil pencarian. Hal berikutnya yang akan Anda dapatkan adalah terjadi peningkatan traffic pada situs web dan omzet.

6.Pengembangan Aplikasi
Meskipun dalam pemasaran digital juga mencakup beriklan di radio atau TV, namun digital marketing yang ada saat ini lebih fokus pada penggunaan internet di smartphone. Hal ini memungkinkan Anda sebagai pelaku bisnis mengembangkan aplikasi sendiri untuk berjualan online.

7.Pemanfaatan Teknologi
Terakhir, untuk memaksimalkan tahapan yang sudah berjalan sebelumnya, Anda harus mulai menggunakan berbagai teknologi yang mendukung bisnis digital. Seperti mulai meninggalkan cara tradisional atau manual, dan lebih menggunakan berbagai software yang membuat pekerjaan menjadi praktis dan cepat selesai. Misalnya, untuk pencatatan bahan baku, ketersediaan produk, perhitungan arus kas, pencatatan HR, keuangan, bahkan pelayanan konsumen.

Dengan penerapan digital marketing strategy yang tepat, Anda akan merasakan manfaat bisnis yang lebih maksimal, seperti proses produksi lancar, strategi pemasaran efektif, penjualan meningkat, dan pelayanan makin profesional.

baca juga: Parenting Islami: Bila Durasi yang Pas buat Ajarkan Anak Membaca?