sebuah

Rencanakan Website Kamu Jika Ingin Berusaha!!!

Rencanakan Website Kamu Jika Ingin Berusaha!!!

Membuat website bukan hanya semata-mata tetapi menghadirkan website kemudian bisnis online akan berjalan dengan sendirinya. Membangun sebuah bisnis online sama seperti membesarkan seorang anak, perlu dikembangkan, dan perlu memperhatikan banyak faktor untuk dijadikan website yang nyaman untuk digunakan oleh pelanggan. Banyak profesional muda berlatar belakang IT bisa membangun website dalam waktu yang relatif singkat tanpa ada pemodelan. sebuah

Pemodelan adalah blueprint yang bisa dijadikan sebagai acuan oleh developer IT untuk membuat website ataupun apps (Android, iOS). Lebih mudah bukan bagi developer IT? Karena sudah disediakan kerangkanya, sehingga developer tidak perlu menghabiskan waktu untuk memikirkan lagi tata letak, pewarnaan, font, dan lain-lain.
User experience adalah suatu pengalaman yang dimiliki seseorang ketika mengunjungi website kamu. Kita ketahui bersama sejak pandemi covid-19 menghampiri Indonesia, banyak bisnis offline yang survive dan memasuki dunia online untuk dapat mempertahankan kelangsungan bisnisnya. Yang tidak memahami teknologi pun harus belajar teknologi. Beginilah realita kehidupan.

 

baca juga: Strategi Bagus Untuk Pengembangan Diri

 

Pastinya dari sekian banyak orang yang telah berhubungan di dunia online telah banyak melihat website-website lainnya. Pengalaman mereka pun sudah berbeda. Jadi apa yang telah menjadi standar di dalam suatu website tidak boleh dihilangkan. Apa saja ya? Yuk kita kupas.

1.Pastikan pelanggan yang mengontrol website, bukan sebaliknya. Pelanggan bebas melihat-lihat apa isi website dan tidak boleh kita paksa hanya boleh melihat halaman tertentu. Prinsip “pelanggan adalah raja” tidak boleh dilupakan lho.

2.Usahakan tampilan website dan apps konsisten supaya pelanggan tidak terkejut “lho kok beda?”.

3.Jangan sesekali memaksa pelanggan menghapal struktur website, misalnya sediakan wishlist atau cart (keranjang belanja). Jadi ketika pelanggan menemukan produk yang disukai, dia bisa masukkan sementara ke dalam wishlist atau cart sebelum lakukan pembayaran.

4.Sediakan interaksi yang fleksibel, misalnya ada fitur copy-paste, drag and drop, dan lain-lain.

5.Pelanggan bisa melakukan cancel atau undo terhadap suatu proses tertentu, misalnya pembatalan transaksi ketika terjadi kesalahan order.

6.Sediakan fasilitas customization untuk pelanggan advanced, misalnya header kolom yang bisa dipindah-pindah.

 

baca juga: 5 Tips Digital Marketing Paling Ampuh Untuk Bisnis Kuliner