Solusi Digital Untuk Transaksi Pelaku UMKM
Solusi Transaksi Digital bagi Pelaku UMKM
Kalangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus didorong untuk memulai dan memanfaatkan teknologi digital termasuk dalam kemudahan sistem pembayaran di masa pandemi Covid-19. Tren kebutuhan transaksi ini sendiri baik bagi offline maupun online diklaim semakin meningkat terlebih pandemi belum berakhir. Dengan demikian, pemakaian teknologi digital ini akan semakin berkembang karena cenderung menjadi kebutuhan. “Pada tahun pertama pandemi tahun lalu, total transaksi offline makanan minuman setara dua porsi makanan untuk seluruh masyarakat Indonesia. Kebutuhan pokok itu setara 6,5 juta troli belanja,” kata Head of Strategic Merchant Acquisition ShopeePay, Eka Nilam Dari saat daring bertajuk “Semanga Usaha Lokal UMKM Bandung”, Senin (3/5).
Menurut dia, peningkatan ini tak terlepas dari adaptasi yang dilakukan oleh masyarakat sehingga berpengaruh pada kegiatan transaksi di antaranya melalui pembayaran digital karena dianggap lebih simple dan menjawab kenyamanan sebagian masyarakat di tengah wabah. Pihaknya menggelar program keberpihakan kepada UMKM lokal di antaranya guna bisa berkembang. Mereka menganggap pasar di “Kota Kembang” yang sohor karena suatu akvititas kulinernya. ” Ini diharapkan bisa memberikan visibilitas yang lebih besar bagi merchant guna menjangkau lebih banyak konsumen lagi,”
Baca Juga : Saran Tampil Percaya Diri Dalam Public Speaking
Ketua Bidang Ketenagakerjaan, Vokasi, dan Kesehatan HIPMI Bandung, Kiki Hendrawan menambahkan bahwa di tengah pandemi, UMKM bisa menjadi suatu alternatif untuk menjawab pemenuhan kebutuhan harian masyarakat di tengah turunnya transaksi besar. Hanya saja, mereka diminta responsif dalam menyikapi dinamika yang berkembang termasuk dalam kemasan dan pengembangan produknya. Baginya, adaptasi menjadi suatu kunci dalam menjawab situasi seperti pandemi saat ini .”Untuk kedai kopi itu sudah berlaku. Sebelum pandemi, kopi ukuran satu liter ini kurang terkenal, tapi sekarang hampir semua kedai kopi menyediakan kopi ukuran satu liter. Ini bagian dari adaptasi sehingga mempertemukan kebutuhan dengan market,” katanya. Tak hanya itu, transaksi digital ini sudah menjadi suatu unggulan di antaranya adalah karena suatu mobilitas masyarakat yang masih dibatasi sehingga dianggap menjadi solusi. Bagi UMKM, ini salah satu peluang karena akan memperluas pasar.
“Sistem pembayarannya juga akan membantu kepada kedua belah pihak dalam kondisi yang seperti ini. Ada rasa aman, tak perlu ketemuan. Tapi lebih dari ini, kolaborasi jangan sampai dilupakan karena ini akan saling berbagi market, audiens.”
Baca Juga : Solusi Digital yang Tepat untuk Mengembangkan Bisnis Anda
