7 Langkah Digital Marketing Dengan Strategi
Berikut Dibawah Ini 7 Langkah Digital Marketing Dengan Strategi:
1. Memahami Peran dan Fungsi Media Digital
Anda perlu mengetahui setidaknya ada 4 jenis media yang sering digunakan yaitu:
Website: adalah media halaman selain menyampaikan informasi, bisa digunakan untuk jual beli memasarkan produk dan jasa. Website dibuat oleh sang pemilik dengan akses yang bebas untuk mendesain dan mengisi konten apa saja yang diperlukan.
Marketplace: situs yang disedakan sebagai tempat jual beli secara aman, semua penjual bisa membuat toko online di marketplace dan pembeli juga bisa bebas melakukan transaksi dengan sistem yang ditentukan oleh pihak marketplace.
Toko online: adalah website yang fungsinya lebih diutamakan sebagai toko yang memajang produk-produk secara online agar visitor bisa leluasa memilih dan melakukan order secara online.
Sosial Media: Media untuk berkumpul, berinteraksi, bersosialisasi secara online namun juga bisa digunakan sebagai akun bisnis.
2. Memetakan Segmen Market Bisnis Anda
Siapakah segmen market anda?
Apakah pria atau wanita, di usia berapa, apa kebiasaan media internet yang digunakan, tinggal dimana, apakah remaja yang suka mengunakan sosial media? atau para profesional yang suka membaca website portal berita?
Dengan memetakan segmen market, agar kegitan pemasaran online lebih tepat sasaran dan mudah dalam mengelola media digital yang digunakan.
3. Memilih Media Digital yang Tepat
Setelah memahami ke empat media digital yang paling sering digunakan. Selanjutnya anda bisa menentukan pilihan untuk menggunakan salah satu media digital saja, dua atau semuanya.
Jika anda amati baik-baik dari keempat media diatas mempunyai karakteristik yang berbeda-beda dan bisa dimanfaatkan untuk saling melengkapi satu sama lain dalam pemasaran online.
Selain itu juga tergantung dengan jenis barang atau jasa dan juga segmen market. Tidak ada satu media yang lebih unggul, karena pada umumnya masing-masing punya karakter market sendiri-sendiri, dan yang terbaik adalah memilih media yang paling tepat
Baca juga: Tips Menyusun Strategi Digital Marketing
4. Menerapkan Internet Marketing dengan Baik
Apapun yang berhubungan dengan akses internet dan bisa memasarkan produk di internet, secara sederhana anda sudah mulai menerapkan internet marketing.
Sebagai contoh sederhana, menawarkan produk melalui kontak whatsapp atau line. Namun hal ini tentu kurang baik dan terbatas jika menawarkan ke teman yang kebetulan belum membutuhkan produk yang anda tawarkan.
Contoh menggunakan internet marketing secara gratis seperti jualan di facebook, instagram, olx, tokopedia, bukalapak, forum dimana anda bisa memasarkan produk secara online.
5. Membuat dan Mendistribusikan Content Marketing
Content merupakan suatu informasi yang bisa dinikmati oleh orang lain. Contohnya seperti artikel, video atau poster.
Sedangkan content marketing, selain bisa dinikmati juga bisa menimbulkan rasa ingin membeli atau setidaknya dari content tersebut audiens menjadi tahu apa sih produk yang anda jual.
Content marketing bisa mempunyai nilai informasi, edukasi, dan daya tarik tergantung anda mau menggunakan yang mana untuk mengemas produk di dalam content tersebut. Kemudian bisa dibagikan di Facebook, Instgram, blog atau website, atau iklan.
6. Menggunakan Iklan Digital Marketing
Jika nomer 4 sebelumnya menggunakan internet marketing secara gratis, untuk point ke 6 ini anda mulailah mencoba menggunakan anggaran Iklan.
Digital marketing atau internet marketing pengertiannya sama saja, yaitu pemasaran menggunakan media internet dan digital termasuk didalamnya adalah iklan.
Iklan digital marketing yang paling digunakan seperti Google Ads, Facebook dan Instagram Ads, atau Endorse.
Tujuan iklan diantaranya adalah awereness atau memberi tahu pada konsumen, interkasi edukasi agar konsumen anda paham produk, dan juga sales konversi konsumen membeli produk atau jasa
7. Membangun Database Customer
Dari aktifitas menggunakan internet marketing sedikit banyak, perlahan tapi pasti anda pasti akan mendapatkan nomer dan email dari merket, baik yang jadi membeli ataupun tidak.
Setidaknya dengan menerapkan poin 1-3 data yang masuk adalah customer potensial yang suatu saat bisa membeli produk anda.
Karena itulah penting sekali mengumpukan data dan sesekali berikan sesuatu yang bernilai (melalui email misalnya) agar mereka mengingat bisnis anda, ketika ada timing yang tepat bisa jadi mereka akan membeli.
