

{"id":3311,"date":"2022-02-16T02:07:25","date_gmt":"2022-02-16T02:07:25","guid":{"rendered":"https:\/\/inovasika.id\/artikel\/?p=3311"},"modified":"2022-02-16T02:07:25","modified_gmt":"2022-02-16T02:07:25","slug":"6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\/","title":{"rendered":"6 Perbedaan Digital Marketing dan Tradisional Marketing"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_87 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\/#6_Perbedaan_Digital_Marketing_dan_Tradisional_Marketing\" >6 Perbedaan Digital Marketing dan Tradisional Marketing<\/a><ul class='ez-toc-list-level-4' ><li class='ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\/#Pengertian_Digital_Marketing_dan_Tradisional_Marketing\" >Pengertian Digital Marketing dan Tradisional Marketing<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\/#Digital_Marketing\" >Digital Marketing<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\/#Tradisional_Marketing\" >Tradisional Marketing<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\/#1Outdoor_melalui_poster_papan_reklame_hingga_bus_atau_taksi_2Siaran_televisi_maupun_radio_3Media_cetak_seperti_koran_dan_majalah_4Surat_langsung_melalui_facsimile_dan_penawaran_dalam_bentuk_katalog_5Telemarketing_dengan_memanfaatkan_SMS_maupun_telepon\" >1.Outdoor melalui poster, papan reklame, hingga bus atau taksi \n2.Siaran televisi maupun radio \n3.Media cetak seperti koran dan majalah \n4.Surat langsung melalui facsimile dan penawaran dalam bentuk katalog \n5.Telemarketing dengan memanfaatkan SMS maupun telepon<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\/#Perbedaan_Digital_Marketing_dan_Tradisional_Marketing\" >Perbedaan Digital Marketing dan Tradisional Marketing<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\/#1_Jangkauan\" >1. Jangkauan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\/#2_Metode\" >2. Metode<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\/#4_Biaya\" >4. Biaya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\/#5_Pelanggan\" >5. Pelanggan<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Perbedaan_Digital_Marketing_dan_Tradisional_Marketing\"><\/span>6 Perbedaan Digital Marketing dan Tradisional Marketing<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Istilah digital marketing tentu sudah tidak asing lagi terutama di era digital seperti saat ini. Cara promosi dan strategi pemasaran untuk digital marketing tentu jauh berbeda dibandingkan dengan cara tradisional.<\/p>\n<p>Apa saja perbedaan digital marketing dan tradisional marketing dalam promosi bisnis?<\/p>\n<p>Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, dan juga banyak digunakan di hampir semua lini usaha untuk mempromosikan bisnisnya.<\/p>\n<p>Namun, apakah dengan adanya metode baru dalam bidang marketing ini bakal menggantikan sepenuhnya cara tradisional?<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Digital_Marketing_dan_Tradisional_Marketing\"><\/span><strong>Pengertian Digital Marketing dan Tradisional Marketing<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Dari segi pengertian, baik digital maupun tradisional marketing jelas memiliki perbedaan.<\/p>\n<p>Sebelum mengetahui apa saja perbedaan antara kedua jenis strategi marketing ini, maka ketahui terlebih dahulu apa pengertiannya.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Digital_Marketing\"><\/span><strong>Digital Marketing<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Perkembangan teknologi yang semakin canggih turut mempengaruhi cara pelaku bisnis dalam mempromosikan usahanya.<\/p>\n<p>Jika dulu secara tradisional harus dilakukan secara offline dan door to door, kini siapa saja dapat berjualan dengan modal minim selama bisa memanfaatkan smartphone untuk berjualan.<\/p>\n<p>Penjualan secara digital artinya memanfaatkan internet dan perangkat elektronik seperti smartphone dan laptop untuk melakukan promosi.<\/p>\n<p>Ada banyak cara yang bisa dilakukan mulai dari membuat konten di situs website, iklan di Google, media sosial, video streaming, dan lain sebagainya.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tradisional_Marketing\"><\/span><strong>Tradisional Marketing<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Sesuai namanya, strategi marketing ini dilakukan ketika teknologi dan internet belum secanggih sekarang.<\/p>\n<p>Banyak media yang digunakan untuk melakukan tradisional marketing. Mulai dari mencetak banyak kartu nama, iklan di majalah atau koran, memasang poster di tempat strategis, dan lainnya.<\/p>\n<p>Anda juga dapat memasang iklan dan promosi di radio atau televisi. Segala bentuk promosi maupun iklan atas suatu produk atau bisnis yang dilakukan tanpa menggunakan media digital disebut sebagai tradisional marketing.<\/p>\n<p>Teknik marketing ini dilakukan tanpa ada interaksi secara langsung dengan calon pelanggan.<\/p>\n<p>Beberapa saluran media yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan strategi marketing secara tradisional, di antaranya adalah sebagai berikut:<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1Outdoor_melalui_poster_papan_reklame_hingga_bus_atau_taksi_2Siaran_televisi_maupun_radio_3Media_cetak_seperti_koran_dan_majalah_4Surat_langsung_melalui_facsimile_dan_penawaran_dalam_bentuk_katalog_5Telemarketing_dengan_memanfaatkan_SMS_maupun_telepon\"><\/span><strong>1.Outdoor melalui poster, papan reklame, hingga bus atau taksi<\/strong><br \/>\n<strong>2.Siaran televisi maupun radio<\/strong><br \/>\n<strong>3.Media cetak seperti koran dan majalah<\/strong><br \/>\n<strong>4.Surat langsung melalui facsimile dan penawaran dalam bentuk katalog<\/strong><br \/>\n<strong>5.Telemarketing dengan memanfaatkan SMS maupun telepon<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_Digital_Marketing_dan_Tradisional_Marketing\"><\/span><strong>Perbedaan Digital Marketing dan Tradisional Marketing<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Setelah mengetahui pengertian dari masing-masing jenis marketing ini, maka pahami apa saja perbedaan di antara keduanya.<\/p>\n<p>Perbedaan digital dan tradisional marketing bisa dilihat dari beberapa kategori. Berikut ini beberapa di antaranya, yaitu:<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Jangkauan\"><\/span><strong>1. Jangkauan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Digital marketing memiliki jangkauan pasar yang lebih luas dibandingkan dengan cara tradisional.<\/p>\n<p>Tidak ada batas ruang dan waktu antar wilayah baik skala nasional maupun internasional.<\/p>\n<p>Sehingga peluang untuk mendapatkan pelanggan dari luar negeri pun sangat mungkin.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Metode\"><\/span><strong>2. Metode<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Teknik dan metode yang digunakan pada digital marketing jelas menggunakan perangkat digital dan internet.<\/p>\n<p>Cara pemasaran ini sangat bergantung dengan perangkat elektronik, namun tidak perlu terlalu bergantung pada media massa.<\/p>\n<p>Sedangkan untuk tradisional marketing lebih banyak memanfaatkan media massa dan cetak untuk melakukan pemasaran.<\/p>\n<p>Cara tradisional juga bisa dilakukan dengan menawarkan secara langsung kepada konsumen dengan bertatap muka secara langsung atau door to door.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong><em>baca juga: <a href=\"https:\/\/inovasika.id\/artikel\/memahami-digital-marketing-strategy-untuk-persaingan-bisnis-2\/\" rel=\"bookmark\">Memahami Digital Marketing Strategy untuk Persaingan Bisnis<\/a><\/em><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>3. Waktu<\/strong><\/p>\n<p>Pemasaran dengan menggunakan media digital bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja tanpa terbatas waktu.<\/p>\n<p>Anda bisa memperbarui informasi bisnis atau produk secara terus-menerus. Berbeda dengan cara tradisional yang terbatas pada waktu dan batas negara.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Biaya\"><\/span><strong>4. Biaya<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Besaran biaya yang harus dikeluarkan untuk digital marketing jauh lebih murah dibandingkan dengan tradisional marketing.<\/p>\n<p>Selama ada internet dan smartphone atau laptop, maka Anda sudah bisa mulai berjualan.<\/p>\n<p>Meskipun harganya murah, namun hasilnya bisa sangat maksimal karena jangkauan marketnya lebih luas.<\/p>\n<p>Selain itu, Anda juga dapat mengontrol biaya iklan sendiri sesuai budget jika memanfaatkan media periklanan seperti Ads di media sosial.<\/p>\n<p>Sementara itu, tradisional marketing membutuhkan biaya lebih tinggi dan anggaran besar hanya untuk satu kali penggunaan.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Pelanggan\"><\/span><strong>5. Pelanggan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Dengan kemudahan teknologi dan informasi, Anda bisa menentukan sendiri target market siapa saja yang cocok dengan bisnis atau produk yang dijual.<\/p>\n<p>Lakukan riset terlebih dahulu untuk mencari pelanggan potensial yang akan dijangkau agar hasilnya lebih maksimal.<\/p>\n<p>Tradisional marketing cenderung lebih sulit untuk memilih pelanggan potensial apalagi untuk menyimpan informasi dari pelanggan.<\/p>\n<p>Cara tradisional juga cenderung membutuhkan waktu dan biaya lebih tinggi jika ingin menjangkau lebih banyak konsumen dalam satu waktu.<\/p>\n<p>Dari pengertian dan perbedaan digital marketing dan tradisional marketing di atas, maka Anda dapat mempertimbangkan strategi apa yang paling cocok untuk produk atau bisnis yang akan ditawarkan.<\/p>\n<p><strong><em>baca juga: <a href=\"https:\/\/najmainstitute.com\/pengertian-manajemen-sdm-dalam-dunia-pendidikan\/\">Pengertian Manajemen SDM Dalam Dunia Pendidikan<\/a><\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>6 Perbedaan Digital Marketing dan Tradisional Marketing Istilah digital marketing tentu sudah tidak asing lagi terutama di era digital seperti saat ini. Cara promosi dan strategi pemasaran untuk digital marketing tentu jauh berbeda dibandingkan dengan cara tradisional. Apa saja perbedaan digital marketing dan tradisional marketing dalam promosi bisnis? Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3312,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-3311","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tak-berkategori"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>6 Perbedaan Digital Marketing dan Tradisional Marketing - Artikel<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Istilah digital marketing tentu sudah tidak asing lagi terutama di era digital seperti saat ini. Cara promosi dan strategi pemasaran untuk\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"6 Perbedaan Digital Marketing dan Tradisional Marketing - Artikel\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Istilah digital marketing tentu sudah tidak asing lagi terutama di era digital seperti saat ini. Cara promosi dan strategi pemasaran untuk\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Artikel\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-02-16T02:07:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/5a0bd7c3-f053-4a7a-8823-d970522fb4f4.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"719\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"inovasika\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"inovasika\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"inovasika\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3dabdc0bbae3ae25904c06a4e0b7509d\"},\"headline\":\"6 Perbedaan Digital Marketing dan Tradisional Marketing\",\"datePublished\":\"2022-02-16T02:07:25+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\\\/\"},\"wordCount\":708,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/02\\\/5a0bd7c3-f053-4a7a-8823-d970522fb4f4.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\\\/\",\"name\":\"6 Perbedaan Digital Marketing dan Tradisional Marketing - Artikel\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/02\\\/5a0bd7c3-f053-4a7a-8823-d970522fb4f4.jpg\",\"datePublished\":\"2022-02-16T02:07:25+00:00\",\"description\":\"Istilah digital marketing tentu sudah tidak asing lagi terutama di era digital seperti saat ini. Cara promosi dan strategi pemasaran untuk\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/02\\\/5a0bd7c3-f053-4a7a-8823-d970522fb4f4.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/02\\\/5a0bd7c3-f053-4a7a-8823-d970522fb4f4.jpg\",\"width\":1280,\"height\":719,\"caption\":\"digital marketing\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"6 Perbedaan Digital Marketing dan Tradisional Marketing\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/\",\"name\":\"Artikel\",\"description\":\"Inovasika\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/#organization\",\"name\":\"Artikel\",\"url\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/cropped-inovasika.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/cropped-inovasika.png\",\"width\":1080,\"height\":407,\"caption\":\"Artikel\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3dabdc0bbae3ae25904c06a4e0b7509d\",\"name\":\"inovasika\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/489b20dda903dc5f567a15ad1af6be0e1de084aa085248b546aff9c891470625?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/489b20dda903dc5f567a15ad1af6be0e1de084aa085248b546aff9c891470625?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/489b20dda903dc5f567a15ad1af6be0e1de084aa085248b546aff9c891470625?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"inovasika\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/artikel\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/author\\\/inovasika-2\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"6 Perbedaan Digital Marketing dan Tradisional Marketing - Artikel","description":"Istilah digital marketing tentu sudah tidak asing lagi terutama di era digital seperti saat ini. Cara promosi dan strategi pemasaran untuk","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"6 Perbedaan Digital Marketing dan Tradisional Marketing - Artikel","og_description":"Istilah digital marketing tentu sudah tidak asing lagi terutama di era digital seperti saat ini. Cara promosi dan strategi pemasaran untuk","og_url":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\/","og_site_name":"Artikel","article_published_time":"2022-02-16T02:07:25+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":719,"url":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/5a0bd7c3-f053-4a7a-8823-d970522fb4f4.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"inovasika","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"inovasika","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\/"},"author":{"name":"inovasika","@id":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/#\/schema\/person\/3dabdc0bbae3ae25904c06a4e0b7509d"},"headline":"6 Perbedaan Digital Marketing dan Tradisional Marketing","datePublished":"2022-02-16T02:07:25+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\/"},"wordCount":708,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/5a0bd7c3-f053-4a7a-8823-d970522fb4f4.jpg","articleSection":["Artikel"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\/","url":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\/","name":"6 Perbedaan Digital Marketing dan Tradisional Marketing - Artikel","isPartOf":{"@id":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/5a0bd7c3-f053-4a7a-8823-d970522fb4f4.jpg","datePublished":"2022-02-16T02:07:25+00:00","description":"Istilah digital marketing tentu sudah tidak asing lagi terutama di era digital seperti saat ini. Cara promosi dan strategi pemasaran untuk","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\/#primaryimage","url":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/5a0bd7c3-f053-4a7a-8823-d970522fb4f4.jpg","contentUrl":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/5a0bd7c3-f053-4a7a-8823-d970522fb4f4.jpg","width":1280,"height":719,"caption":"digital marketing"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/6-perbedaan-digital-marketing-dan-tradisional-marketing-2\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"6 Perbedaan Digital Marketing dan Tradisional Marketing"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/#website","url":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/","name":"Artikel","description":"Inovasika","publisher":{"@id":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/#organization","name":"Artikel","url":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/cropped-inovasika.png","contentUrl":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/cropped-inovasika.png","width":1080,"height":407,"caption":"Artikel"},"image":{"@id":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/#\/schema\/person\/3dabdc0bbae3ae25904c06a4e0b7509d","name":"inovasika","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/489b20dda903dc5f567a15ad1af6be0e1de084aa085248b546aff9c891470625?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/489b20dda903dc5f567a15ad1af6be0e1de084aa085248b546aff9c891470625?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/489b20dda903dc5f567a15ad1af6be0e1de084aa085248b546aff9c891470625?s=96&d=mm&r=g","caption":"inovasika"},"sameAs":["https:\/\/inovasika.id\/artikel"],"url":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/author\/inovasika-2\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3311","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3311"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3311\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3313,"href":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3311\/revisions\/3313"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3312"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3311"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3311"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3311"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}