

{"id":5380,"date":"2022-06-02T09:08:47","date_gmt":"2022-06-02T09:08:47","guid":{"rendered":"https:\/\/inovasika.id\/artikel\/?p=5380"},"modified":"2025-06-25T13:56:20","modified_gmt":"2025-06-25T06:56:20","slug":"membangun-budaya-digital-marketing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/membangun-budaya-digital-marketing\/","title":{"rendered":"Membangun Budaya Digital Marketing"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_87 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/membangun-budaya-digital-marketing\/#1_Isu_Penting\" >1.\u00a0 Isu Penting<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/membangun-budaya-digital-marketing\/#2_Perubahan_Sosial\" >2. Perubahan Sosial<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/membangun-budaya-digital-marketing\/#3_Kolaborasi_Tradisi\" >3. Kolaborasi Tradisi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/membangun-budaya-digital-marketing\/#4_Peran_komunitas_akademik\" >4. Peran komunitas akademik<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Membangun Budaya Digital Marketing<\/p>\n<p>Dimulai dari penemuan mesin uap, kita sekarang ini sudah mencapai era revolusi 4.0, yang mana segala sesuatu memerlukan internet dan teknologi<\/p>\n<p>digital marketing. Digitalisasi memang tidak lepas dari perkembangan peradaban manusia, itulah yang disampaikan oleh Dr. Pius Sugeng Prasetyo selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik<\/p>\n<p>\u201cDari perspektif saya sebagai ilmuwan sosial, saya melihat bahwa perkembangan peradaban manusia dengan kebudayaannya akhirnya sampai pada sebuah tahapan atau era yang disebut era digital. Digitalisasi, teknologi informasi, merupakan hasil budidaya manusia, hasil kerja keras pemikiran dengan segala macam eksperimentasinya oleh manusia sehingga saya melihat itu sebagai suatu dampak positif dari sebuah era perkembangan peradaban manusia,\u201d tutur Pius.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Isu_Penting\"><\/span>1.\u00a0 Isu Penting<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Digitalisasi menjadi penting adanya karena temuan-temuan manusia tersebut pasti akan berdampak kepada perubahan dalam relasi-relasi sosial. \u201cRelasi-relasi sosial menjadi berubah bagi mereka yang mau masuk di dalam era perkembangan terutama digitalisasi. Relasi yang dulu harus dilakukan secara langsung, face to face, era sekarang tidak perlu lagi. Dulu pekerjaan-pekerjaan yang harus dilakukan dengan memakan waktu yang lama sekarang bisa dilakukan dengan waktu yang cepat,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Dirinya melihat dalam konteks kehidupan sosial, digitalisasi menimbulkan konsekuensi dan dampak yang besar, baik itu positif maupun negatif. Proses sosial yang dimaksud adalah relasi sosial yang terinterupsi dengan adanya hasil perkembangan dari teknologi digital marketing. Tidak hanya itu, upaya untuk mengembangkan diri dan komunitas dengan memanfaatkan teknologi digital semakin cepat sehingga orang bisa mengakses informasi digital yang dapat mengembangkan kapabilitas kemampuan dari individu tersebut. Dengan adanya perkembangan teknologi digital ini maka diharapkan masyarakat dapat menjadi lebih berkualitas dan perkembangan manusia menjadi lebih cepat.<\/p>\n<p>Baca Juga:<a href=\"https:\/\/inovasika.id\/artikel\/produk-digital-yang-harus-anda-ketahui\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Produk Digital Yang Harus Anda Ketahui !!!<\/a><\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Perubahan_Sosial\"><\/span>2. Perubahan Sosial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Dengan adanya digitalisasi, segala sesuatu terlihat menjadi lebih cepat. Contoh spesifik yang diberikan oleh Pius adalah dalam konteks pengambilan keputusan. \u201cDigitalisasi dibutuhkan untuk mempercepat pembuatan keputusan, misalnya tanpa harus bertemu. sebagai sebuah organisasi dapat membuat keputusan dengan cepat dengan bantuan dari teknologi,\u201d jawab Pius saat ditanyakan dampak dari nyata dari perubahan digital. Perubahan fundamental lainnya adalah orang-orang menjadi lebih berani untuk beropini, mengutarakan pendapat, dan menunjukan keberanian untuk mengekspresikan ide.<\/p>\n<p>\u201cEra digitalisasi dimana segala sesuatu mudah diakses, harus membuat manusia-manusia menjadi manusia yang lebih pintar karena akses yang mudah. Kelemahannya adalah kurangnya kemauan untuk bisa tekun mengakses dan membaca,\u201d. Di dalam kampus sendiri, dirinya menjelaskan bahwa teknologi yang ada dapat memudahkan dan dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk dapat mengakses berbagai macam informasi baru, untuk belajar dan mengembangkan diri.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Kolaborasi_Tradisi\"><\/span>3. Kolaborasi Tradisi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Dalam sebuah era yang baru, harus dapat disadari bahwa hal tersebut dapat membuat sebuah benturan budaya atau clash of civilization. Seperti misalnya kebiasaan tradisional yang berubah atau yang tidak dilakukan lagi. Seperti misalnya tradisi memberi salam atau ucapan dengan kartu yang sudah berubah, yang mana masyarakat sekarang ini hanya mengirimkan satu pesan saja. \u201cNantinya tradisi silaturahmi, pertemuan secara langsung, mungkin bisa terkikis, orang merasa waktunya terbuang, terutama di masyarakat kota,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Saat ditanyakan apakah tradisi digital yang baru ini dapat menggantikan tradisi tradisional, Pius menjawab bahwa sebuah kultur tidak bisa begitu saja menghilang, namun akan terjadi benturan terus menerus. Seperti misalnya fenomena ojek pangkalan dan ojek online yang menyebabkan terjadinya konflik sosial. Menurutnya selalu ada dua sisi dari perkembangan teknologi, sisi membangun dan sisi mendestruksi. Dalam fenomena ojek pangkalan dan ojek online dapat dilihat bahwa digitalisasi dapat membangun sebuah perekonomian yang baru, namun juga secara bersamaan dapat mendestruksi kebiasaan tradisional yang sudah ada sebelumnya.<\/p>\n<p>Baca Juga:20 Platform untuk Menjual Produk Digital<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Peran_komunitas_akademik\"><\/span>4. Peran komunitas akademik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Sebagai kaum akademisi, peran yang dapat diambil oleh komunitas akademik dalam perubahan revolusi digital marketing adalah menerima dan menanggapi perubahan ini sebagai sebuah peluang untuk dapat semakin berperan di dalam banyak hal dan semakin meningkatkan kualitas peranannya. Unpar sebagai sebuah komunitas akademik dapat semakin lebih mengembangkandan memudahkan menyebarluaskan informasi-informasi yang sifatnya mendidik.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Membangun Budaya Digital Marketing Dimulai dari penemuan mesin uap, kita sekarang ini sudah mencapai era revolusi 4.0, yang mana segala sesuatu memerlukan internet dan teknologi digital marketing. Digitalisasi memang tidak lepas dari perkembangan peradaban manusia, itulah yang disampaikan oleh Dr. Pius Sugeng Prasetyo selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik \u201cDari perspektif saya sebagai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5382,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-5380","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tak-berkategori"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Membangun Budaya Digital Marketing - Artikel Artikel<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Membangun Budaya Digital Marketing Dimulai dari penemuan mesin uap, kita sekarang ini sudah mencapai era revolusi 4.0, yang mana segala\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/membangun-budaya-digital-marketing\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Membangun Budaya Digital Marketing - Artikel Artikel\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Membangun Budaya Digital Marketing Dimulai dari penemuan mesin uap, kita sekarang ini sudah mencapai era revolusi 4.0, yang mana segala\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/membangun-budaya-digital-marketing\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Artikel\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-06-02T09:08:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-06-25T06:56:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Banner-liana36.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"inovasika\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"inovasika\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/membangun-budaya-digital-marketing\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/membangun-budaya-digital-marketing\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"inovasika\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3dabdc0bbae3ae25904c06a4e0b7509d\"},\"headline\":\"Membangun Budaya Digital Marketing\",\"datePublished\":\"2022-06-02T09:08:47+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-25T06:56:20+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/membangun-budaya-digital-marketing\\\/\"},\"wordCount\":619,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/membangun-budaya-digital-marketing\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/Banner-liana36.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/membangun-budaya-digital-marketing\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/membangun-budaya-digital-marketing\\\/\",\"name\":\"Membangun Budaya Digital Marketing - Artikel Artikel\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/membangun-budaya-digital-marketing\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/membangun-budaya-digital-marketing\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/Banner-liana36.jpg\",\"datePublished\":\"2022-06-02T09:08:47+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-25T06:56:20+00:00\",\"description\":\"Membangun Budaya Digital Marketing Dimulai dari penemuan mesin uap, kita sekarang ini sudah mencapai era revolusi 4.0, yang mana segala\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/membangun-budaya-digital-marketing\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/membangun-budaya-digital-marketing\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/membangun-budaya-digital-marketing\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/Banner-liana36.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/Banner-liana36.jpg\",\"width\":1500,\"height\":1000,\"caption\":\"digital marketing\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/membangun-budaya-digital-marketing\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Membangun Budaya Digital Marketing\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/\",\"name\":\"Artikel\",\"description\":\"Inovasika\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/#organization\",\"name\":\"Artikel\",\"url\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/cropped-inovasika.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/cropped-inovasika.png\",\"width\":1080,\"height\":407,\"caption\":\"Artikel\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3dabdc0bbae3ae25904c06a4e0b7509d\",\"name\":\"inovasika\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/489b20dda903dc5f567a15ad1af6be0e1de084aa085248b546aff9c891470625?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/489b20dda903dc5f567a15ad1af6be0e1de084aa085248b546aff9c891470625?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/489b20dda903dc5f567a15ad1af6be0e1de084aa085248b546aff9c891470625?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"inovasika\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/artikel\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/inovasika.id\\\/public\\\/artikel\\\/author\\\/inovasika-2\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Membangun Budaya Digital Marketing - Artikel Artikel","description":"Membangun Budaya Digital Marketing Dimulai dari penemuan mesin uap, kita sekarang ini sudah mencapai era revolusi 4.0, yang mana segala","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/membangun-budaya-digital-marketing\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Membangun Budaya Digital Marketing - Artikel Artikel","og_description":"Membangun Budaya Digital Marketing Dimulai dari penemuan mesin uap, kita sekarang ini sudah mencapai era revolusi 4.0, yang mana segala","og_url":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/membangun-budaya-digital-marketing\/","og_site_name":"Artikel","article_published_time":"2022-06-02T09:08:47+00:00","article_modified_time":"2025-06-25T06:56:20+00:00","og_image":[{"width":1500,"height":1000,"url":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Banner-liana36.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"inovasika","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"inovasika","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/membangun-budaya-digital-marketing\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/membangun-budaya-digital-marketing\/"},"author":{"name":"inovasika","@id":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/#\/schema\/person\/3dabdc0bbae3ae25904c06a4e0b7509d"},"headline":"Membangun Budaya Digital Marketing","datePublished":"2022-06-02T09:08:47+00:00","dateModified":"2025-06-25T06:56:20+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/membangun-budaya-digital-marketing\/"},"wordCount":619,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/membangun-budaya-digital-marketing\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Banner-liana36.jpg","articleSection":["Artikel"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/membangun-budaya-digital-marketing\/","url":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/membangun-budaya-digital-marketing\/","name":"Membangun Budaya Digital Marketing - Artikel Artikel","isPartOf":{"@id":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/membangun-budaya-digital-marketing\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/membangun-budaya-digital-marketing\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Banner-liana36.jpg","datePublished":"2022-06-02T09:08:47+00:00","dateModified":"2025-06-25T06:56:20+00:00","description":"Membangun Budaya Digital Marketing Dimulai dari penemuan mesin uap, kita sekarang ini sudah mencapai era revolusi 4.0, yang mana segala","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/membangun-budaya-digital-marketing\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/membangun-budaya-digital-marketing\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/membangun-budaya-digital-marketing\/#primaryimage","url":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Banner-liana36.jpg","contentUrl":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Banner-liana36.jpg","width":1500,"height":1000,"caption":"digital marketing"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/membangun-budaya-digital-marketing\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Membangun Budaya Digital Marketing"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/#website","url":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/","name":"Artikel","description":"Inovasika","publisher":{"@id":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/#organization","name":"Artikel","url":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/cropped-inovasika.png","contentUrl":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/cropped-inovasika.png","width":1080,"height":407,"caption":"Artikel"},"image":{"@id":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/#\/schema\/person\/3dabdc0bbae3ae25904c06a4e0b7509d","name":"inovasika","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/489b20dda903dc5f567a15ad1af6be0e1de084aa085248b546aff9c891470625?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/489b20dda903dc5f567a15ad1af6be0e1de084aa085248b546aff9c891470625?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/489b20dda903dc5f567a15ad1af6be0e1de084aa085248b546aff9c891470625?s=96&d=mm&r=g","caption":"inovasika"},"sameAs":["https:\/\/inovasika.id\/artikel"],"url":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/author\/inovasika-2\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5380","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5380"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5380\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7043,"href":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5380\/revisions\/7043"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5382"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5380"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5380"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/inovasika.id\/public\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5380"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}