instagram ads

6 Tips Instagram Ads agar Menarik Banyak Audience

6 Tips Instagram Ads agar Menarik Banyak Audience

Instagram tercatat sebagai salah satu media sosial terpopuler di Indonesia. Popularitas Instagram tahun ini berhasil menempati urutan ketiga, melampaui Facebook yang ada di bawahnya. Pengguna platform media sosial ini juga terdiri dari berbagai kalangan usia, jenis kelamin, bahkan lokasi.

Tak heran, banyak bisnis online dan perusahaan yang memilih untuk beriklan di Instagram dengan fitur Instagram ads.

Saat mengakses story atau scrolling post di beranda, pengguna Instagram dan media sosial lainnya sudah familiar dengan kehadiran iklan atau ads.

Sebenarnya, apakah Instagram ads itu? Mengapa para pelaku bisnis atau pengusaha sering menggunakan Instagram ads untuk beriklan?

Mengenal Instagram Ads

Instagram ads adalah konten berbayar, bisa berupa story atau post yang biasanya diunggah oleh pelaku bisnis untuk mempromosikan produk barang atau jasa mereka.

Sekilas, post atau story yang diunggah terlihat mirip, tapi yang membedakannya adalah tulisan ‘Sponsored’ yang ada di bawah nama akun pengiklan.

Tak hanya itu, iklan ini berbeda dari tipe iklan konvensional yang sering kita lihat. Jenis iklan ini menyediakan link menuju profil Instagram sang pengiklan,

link atau URL website pemilik bisnis, atau bisa langsung menuju Direct Message (DM) profil Instagram tersebut.

Keuntungan Menggunakan Instagram Ads

Para pelaku bisnis bisa saja lebih memilih mengiklankan produk atau layanan mereka secara organik, alias tidak perlu bayar ke pihak Instagram.

Tapi, ada keuntungan tersendiri ketika mereka memutuskan untuk menggunakan fitur Instagram ads. Lagi pula, memasarkan bisnis mereka secara organik membutuhkan waktu yang lama, sehingga penjualan belum tentu mencapai targetnya dalam waktu yang ditentukan.

1. Menjangkau Audiens Lebih Luas

Kombinasi konten yang diunggah secara organik dan berbayar akan membawa hasil yang luar biasa. Menggunakan Instagram ads akan menjangkau audiens yang lebih luas, sembari tetap terhubung dengan pengikut setia lewat unggahan organiknya.

2. Biaya Iklan yang Fleksibel

Tak hanya itu, biaya iklan di Instagram juga fleksibel, alias kita bisa memasang bid untuk penempatan iklan kita. Ada faktor yang memengaruhi tinggi rendahnya biaya iklan, yaitu targeting, penempatan iklan, format iklan, dan time of year.

3. Kemudahan dalam Beriklan

Selain itu, beriklan di Instagram tidaklah serumit dan seseram yang dibayangkan. Justru ada kemudahan dalam beriklan di platform yang identik dengan logo kamera tersebut asalkan tidak melanggar syarat dan ketentuannya. Beriklan di Instagram ads sangat mudah, cukup unggah iklan dan tunggu persetujuannya dalam beberapa jam.

4. Target Iklan yang Tersegmentasi

Target iklan yang tersegmentasi juga merupakan keuntungan Instagram ads. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, Facebook ads manager memiliki kapabilitas lebih dalam menentukan target, sehingga pengiklan bisa mendapatkan segmentasi dan targeting yang lebih tepat dan sesuai dengan audiensnya.

Pengiklan juga bisa memilih target audiens mereka secara spesifik, dari segi demografi, perilaku, minat dan ketertarikan, serta kriteria lainnya.

5. Meningka tkan Brand Awareness

Inilah yang menjadi impian para pebisnis dalam menjalankan usahanya. Impian ini bisa terwujud apabila mereka berani beriklan di Instagram ads.

Secara tidak langsung, audience lebih mengenal brand atau produk yang kita promosikan lewat iklan yang dipasang. Bahkan audience yang baru saja mendengar brand mereka pun bisa mengetahui produk dari brand tersebut, sehingga brand awareness suatu usaha semakin meningkat.

 

baca juga: Memaksimalkan Fitur DM Instagram Untuk Mendapatkan Pelanggan Baru

 

Cara Beriklan di Instagram Ads yang Efektif

Beriklan di Instagram ads tentu saja mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Apalagi pembayarannya seperti investasi, di mana kita menaruh sejumlah budget untuk memasang iklan yang akan dibayar ketika ada klik yang masuk.

Agar iklan kita bisa menarik dan menghasilkan klik yang lebih banyak, mari kita ketahui cara beriklan yang efektif ini.

1. Tentukan Tujuan Iklan

Memilih tujuan dari suatu iklan merupakan hal yang mendasar sebelum memasang iklan. Tujuan iklan bisa berupa mengkonversi audiens menjadi followers, meningkatkan brand awareness, atau

membuat audience membeli dan menggunakan produk kita. Instagram ads juga bisa digunakan untuk tujuan peningkatan traffic menuju website atau online shop kita.

2. Kenali Audiens

Pengusaha yang baik pasti akan memberikan promosi yang relevan dengan target audiens mereka.

Dengan mengenal audiens lebih baik, pengiklan akan mampu membuat konten campaign dan pesan yang menarik perhatian mereka.

3. Gunakan Caption yang Mengundang Minat Audiens

Karena Instagram adalah platform berbagi gambar dan video, penggunaan captions dalam materi campaign sangat dibutuhkan untuk mencapai tujuan iklan yang sudah ditentukan.

Namun, Instagram ads hanya memberikan 2.200 karakter untuk caption mereka. Gunakan dua baris teks awal untuk memancing mereka mengklik tombol CTA yang terpasang.

4. Aktif Membalas Komentar Audiens

Atas alasan efektivitas, pengguna Instagram lebih memilih berkomentar langsung di campaign daripada meluncur langsung ke profil Instagram pengiklan.

Oleh karena itu, admin akun Instagram juga harus aktif memantau orang yang menyukai dan memberikan komentar di iklan mereka.

5. Gunakan Instagram Stories

Instagram Stories sangat membantu menjangkau audiens yang lebih luas, mengingat posisinya yang terletak di atas sehingga pengguna Instagram lebih memilih untuk menontonnya.

Dengan targeting yang tepat, iklan Instagram akan muncul di Stories dan mengundang banyak prospek yang tertarik dengan produk kita.

Selain itu, fitur swipe up yang ada di Instagram Stories juga lebih memudahkan audiens untuk meluncur ke halaman yang dituju.

6. Tes, Ukur, dan Optimasi Iklan

Iklan Instagram yang sudah dipasang jangan dibiarkan begitu saja. Justru kita harus memantau performa iklan kita lewat Facebook Ads manager.

Memantau hasil yang didapatkan dari iklan yang dipasang akan membantu kita mengoptimasinya. Selain itu, kita juga bisa menyaring strategi yang digunakan serta menghemat biaya iklan yang diperlukan.

baca juga: Keunggulan Mengenal Diri Sendiri Ala Test STIFIn