Inovasi

Prinsip dan tipe inovasi

Prinsip dan tipe inovasi

Prinsip dan tipe inovasi

Prinsip-Prinsip Inovasi

Berikut ini terdapat beberapa prinsip-prinsip inovasi, terdiri dari dua yaitu:

1.Prinsip Keharusan

-Keharusan menganalisis peluang

Semua sumber peluang inovatif harus dianalisis secara sistematis. Tujuannya adalah mencari peluang yang benar-benar sesuai dengan inovasi yang akan dilakukan.

-Keharusan memperluas wawasan

Makin banyak hal-hal baru yang kita dapat, makin mudah bagi kita untuk mencari gagasan yang inovatif, memperluas wawasan dapat dilakukan dengan cara lebih banyak membaca, melihat, mendengar dan merasakan.

– Keharusan untuk bertindak efektif

Syarat bagi keefektifan sebuah inovasi adalah kesederhanaan sehingga timbul pernyataan “hal ini sebetulnya sederhana, mengapa tak terpikirkan sebelumnya”.

-Keharusan untuk tidak berpikir muluk

Memiliki impian yang besar memang bagus, hal ini merupakan sumber inspirasi untuk melakukan sebuah inspirasi. Tetapi akan lebih baik jika dari ha-hal lebih kecil terlebih dahulu.

 

2.Prinsip Larangan

– Larangan untuk berlagak pintar

Jangan melakukan hal yang melebihi kemampuan yang dimiliki karena hal tersebut akan mengakibatkan kegagalan.

-Larangan untuk rakus

Tetaplah focus pada tema inovasi yang telah dipilih. Semakin kita menjauh dari tema tersebut akan makin menyebar pekerjaan yang dilakukan dan ini juga akan mengakibatkan kegagalan.

– Larangan untuk berpikir terlalu jauh kedepan

Semakin kita berpikir terlalu jauh kedepan semakin banyak unsur ketidakpastian yang dihadapi termasuk juga ketidakpastian untuk mencapai keberhasilan.

Baca juga :Persiapan Pemasaran Digital

Berikut tipe tipe tentang inovasi:

Menurut Manual OECD Oslo (2005), terdapat empat jenis inovasi yaitu inovasi

produk, inovasi proses, inovasi pemasaran dan inovasi organisasi (dalam Gunday,

Guhan et al).

-Inovasi produk: pengenalan layanan yang baik yang baru atau meningkat secara

signifikan sehubungan dengan karakteristik atau penggunaan yang

digarisbawahi, termasuk peningkatan yang signifikan dalam spesifikasi teknis,

komponen dan material, perangkat lunak incoporated, keramahan pengguna

atau karakteristik fuctional lainnya.

-Inovasi proses: penerapan metode produksi atau pengiriman yang baru atau

lebih baik.

-Inovasi pemasaran: penerapan metode pemasaran baru yang melibatkan

perubahan signifikan dalam desain produk atau pengemasan, penempatan

produk, promosi produk, atau penetapan harga.

-Inovasi organisasi: penerapan metode organisasi baru dalam praktik bisnis

perusahaan, organisasi kerja atau hubungan eksternal