5 Skill IT yang Perlu Dikuasai
5 Skill IT yang Perlu Dikuasai
1. Komputasi awan
Cloud computing atau komputasi awan adalah suatu pekerjaan di bidang IT dalam hal penyimpanan data dan aplikasi. Data tersebut berasal dari pemakaian konsumen pada portal atau situs web tertentu, sementara aplikasi adalah produk hasil perusahaan IT yang jadi tempat mendulang keuntungan. Tentu saja, seiring dengan waktu data dan aplikasi tersebut semakin banyak, serta membutuhkan penambahan tempat penyimpanan dan pengelolaan setiap waktunya.
Hal itulah yang membuat skill dalam hal cloud (tempat penyimpanan) sangat dibutuhkan dalam pekerjaan dan perusahaan IT. Bahkan, konon bidang cloud computing adalah pekerjaan IT dengan gaji paling besar saat ini. keheranan, cloud computing adalah pekerjaan yang selalu beririsan dengan banyak skill IT lainnya terutama artificial intelligence (AI) dan internet of things (IoT).
Oleh karena itu pula, setiap perusahaan tidak dapat dengan mudah menerima pekerja TI untuk mengurusi komputasi penyimpanan. Mereka harus sangat teliti dan tidak bisa salah pilih orang. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi setiap orang yang bergelut di bidang IT.
2. Pengembangan dan pemrograman aplikasi
Skill IT pembuat aplikasi dan program komputer ini sangat penting karena diprediksi akan terus dibutuhkan. Bahkan pertumbuhan kebutuhannya diperkirakan akan sangat pesat dalam waktu dekat ini. Perkiraannya, lowongan pekerjaan membuat aplikasi dan program di dunia akan tumbuh hingga 24% hingga tahun 2026.
Pekerjaan ini menjadi sangat penting karena kehidupan manusia semakin dekat dan beralih ke interaksi melalui situs web, media sosial, dan aplikasi telepon pintar. Sekarang saja, semuanya sudah terlihat dengan aktivitas bisnis masyarakat via online, dengan memanfaatkan ponsel pintarnya. Dengan begitu, pengembang aplikasi dan programmer akan sangat dibutuhkan untuk menampilkan hal-hal tersebut.
Baca Juga : Kampus Indonesia: 87 Persen Mahasiswa Salah Jurusan
3. Analisis dan manajemen data
Perkembangan teknologi informasi yang membangun interaksi budaya secara digital membuat perusahaan membutuhkan pekerja TI dengan keterampilan ini. Tujuannya adalah membaca dan memahami pola komunikasi yang terbangun pada interaksi digital tersebut. Sehingga, perusahaan dapat membaca tren, dan memprioritaskan tren mana yang akan dikembangkan.
Di samping itu, hasil analisis data terhadap aktivitas digital dengan konsumen dan khalayak dapat menjadi bahan evaluasi perusahaan. Datanya lebih cepat terkumpul dengan klasifikasi tertentu yang dibutuhkan. Ini menjadi strategi perusahaan agar terus berkembang dan tidak tergerus zaman.
4. Keamanan siber
International Data Corporation (IDC) pernah merilis analisis data identitas dan manajemen akses internet di dunia yang menunjukkan bahwa 55% pelanggan situs web tertentu berencana beralih ke situs web lain karena adanya pelanggaran terhadap keamanan data. Tak main-main, sekitar 78% pelanggan serius akan melakukannya jika benar-benar terasa.
Faktanya, ancaman terhadap keamanan data konsumen pada berbagai situs web yang dikelola perusahaan tertentu memang nyata. Penyalahgunaan data-data tersebut bahkan terus meningkat seiring bertambahnya konsumen. Itulah keahlian IT cybersecurity menjadi salah satu yang paling penting dan dibutuhkan oleh perusahaan.
Namun, bagi pemimpin perusahaan, posisi pengaman siber ini cukup menantang dan harus berhati-hati. Para pengambil keputusan tak segan-segan merekrut pekerja IT yang memiliki spesialisasi dalam cybersecurity ini, dan harus dipercaya. Namun kendalanya masih pada jumlah spesialis di bidang tersebut yang terbatas. Banyak perusahaan bahkan harus memiliki masalah dalam hal mereka, tak jarang justru gagal mendapatkannya.
Tentu saja ini jadi peluang besar untuk kamu yang memang bercita-cita berkarir di bidang TI, yaitu memilih dan mengasah keterampilan TI di bidang keamanan siber .
5. Jaringan dan nirkabel
Seiring pertumbuhan pesat pasar software -defined networks (SDN) karena fleksibilitas dan adaptabilitasnya, peluang pekerja IT di bidang ini pun semakin terbuka lebar. Syaratnya adalah skill networking yang terus terbarui, karena perkembangan SDN memang sangat cepat.
Salah satu perusahaan terkait networking dan wireless adalah Cisco, yang sertifikasi Routing dan Switching-nya sangat populer dan menjadi favorit.
Baca Juga : 3 Tips Belajar Secara Otodidak Untuk Mahasiswa IT
